KALASAN – Memulai tahun ajaran baru 2026/2027 dengan semangat kolaborasi yang kuat, SMP Kanisius Kalasan menggelar kegiatan Parenting bagi orang tua murid kelas 7 pada Sabtu (11/7/2026). Bertempat di ruang perpustakaan sekolah, acara yang mengusung tema "Relasi dan Komunikasi Pondasi Dalam Keluarga" ini bertujuan untuk menyamakan visi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.
Acara diawali dengan doa pembuka oleh Ibu Theresia Yuliastutie dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama seluruh hadirin. Dalam prakatanya, Kepala SMP Kanisius Kalasan, Bapak Andrias Indra Purnama, S.T., S.Pd., menekankan pentingnya peningkatan relasi antara pihak sekolah dan orang tua. Beliau mengajak seluruh orang tua untuk menjadi satu keluarga besar yang saling bersinergi demi pertumbuhan optimal anak-anak, sekaligus mempromosikan berbagai hal positif yang ada di sekolah.
Momen hangat terjadi saat sesi penyerahan peserta didik baru secara simbolis. Ibu Mantik Cinderara, perwakilan orang tua dari siswa Mikael Dastanelo kelas 7B, menyampaikan harapannya agar perkembangan moral anak-anak menjadi poin utama yang didampingi bersama. Penyerahan murid baru ini kemudian diterima dengan penuh komitmen oleh Kepala Sekolah.
Memasuki acara inti, Ibu F. Netty Kuswandari, M.Si., hadir sebagai narasumber untuk memaparkan materi parenting. Beliau menggarisbawahi bahwa fase SMP adalah masa di mana anak mengalami perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang besar dalam mencari jati diri. "Anak remaja butuh didengarkan, dipercaya, dan diarahkan. Oleh karena itu, orang tua harus bahagia terlebih dahulu agar anak-anak bisa menyerap energi positif di rumah," ungkapnya.
Ibu Netty juga mengingatkan pentingnya relasi yang hangat untuk menjaga kepercayaan diri anak saat menghadapi pubertas, serta pentingnya orang tua melek teknologi agar bisa mendampingi anak secara bijaksana. Suasana semakin interaktif saat memasuki sesi praktik komunikasi efektif. Beberapa orang tua maju untuk memerankan peran sebagai ayah, ibu, dan anak dalam menghadapi sebuah masalah, yang kemudian dievaluasi langsung oleh narasumber guna memberikan contoh nyata komunikasi dari hati ke hati.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang antusias dan doa penutup yang dipimpin oleh Ibu Kristiani Sulistyaningsih. Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan keluarga dan sekolah dapat berjalan beriringan guna mewujudkan rilis tagline sekolah: "Karakter Hebat, Prestasi Dapat".